3 Jul 2015

No Gay, No Homoseks



"Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri." (Imamat 20 : 13)

"Dan jika seorang lelaki berhubungan suami istri dengan sesamanya seperti dia berhubungan dengan wanita: Mereka harus dibunuh: dan bersimbah darah mereka sendiri." (Leviticus 20 : 13)

Sudah jelas bahwa dalam al kitab nasrani atau yahudi sekalipun sebenarnya telah melarang yang namanya perilaku menyimpang homoseksual alias gay. Sudah pula banyak diceritakan tentang kisah-kisah kaum yang mendapat azab sebab perilaku penyimpangan seksual itu. Jadi bagi mereka yang getol mendukung mati-matian pengesahan UU nikah sejenis itu sebenarnya memperturutkan maunya siapa??

Bukankah sungguh tak habis pikir, binatang saja yang tak punya akal belum pernah ditemukan kasus mengidap homoseks jantan dengan jantan. Lha ini manusia yang berakal sehat dan katanya dari golongan berpendidikan malah melihatnya sebagai suatu hal yg wajar?? Gila.

Memang sebenarnya konklusi sudah mengerucut pada siapa mereka memperturutkan nafsunya itu. Tak lain adalah kepada mereka yg saat ini sedang berupaya menggagas tatanan dunia baru yang diperintah oleh kekuatan anti Tuhan yang tak ingin norma-norma ketuhanan itu ada.

Sungguh mengerikan rasanya, benar-benar merasakan hidup di akhir zaman. Nampaknya semakin banyak jumlah angka dalam tahun semakin rusak pula tatanan kehidupan manusia. Tidak habis pikir bagaimana nantinya nasib anak dan cucu kita kalau tak dibekali dengan ilmu yang baik. Jangan sampai keturunan kita menjadi orang yg celaka karena tak mengerti norma dan nalar gegara terkontaminasi oleh pemikiran-pemikiran jahat semacam ini.

Meski demikian kita tetap tak boleh pesimis. Meski nampak sudah kerusakan moral manusia di bagian bumi sebelah barat sana, perlu diketahui bahwa saat ini juga sedang tumbuh spirit kebaikan yang dibawa oleh sekelompok manusia di sebelah timur. Banyaknya para penghafal quran cilik, merebaknya suasana tilawah di tempat umum, banyaknya da'i-da'i serta aktivis islam yang senantiasa bergerak untuk membawa perbaikan di muka bumi terus menunjukkan eksistensi dan kontribusinya pada ummat. Tinggalah tugas kita memastikan agar kita termasuk segolongan orang yang berjuang itu dan bukan menjadi kelompok orang yang hanya sekedar duduk menjadi penonton.

Ya, seakan saat ini ada dua kubu besar yang sedang tumbuh untuk kemudian nantinya bertemu memperebutkan kejayaannya. Dan kita yakin, al haq lah yang akan memenangkannya. Mengapa? karena janji Allah itu pasti dan nyata bagi orang-orang yang beriman. Selamat berjuang.

0 komentar:

Posting Komentar

Pribadi seseorang tercermin dari apa yang diucapkannya.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India